Burger Fuel

Sebagai salah satu makanan favorit segala usia, burger bisa menjadi menu pengganti nasi untuk breakfast, lunch or dinner. Tak heran banyak fast food restaurant berlomba menawarkan berbagai macam jenis burger dengan varian harga yang bersahabat dengan kantong. Di Auckland sendiri, fast food restaurant besar seperti McDonalds, Wendy’s, Burger King dan Carl’s Jr. mengeluarkan paket burger dengan harga seragam, yakni starting from $5. Dengan $5, customer sudah bisa menikmati satu buah burger, kentang dan minuman. Untuk harga sih memang sangat terjangkau, tapi untuk rasa? Jangan ditanya, harga memang tidak bisa bohong. Untuk sekedar mengenyangkan perut lapar sih, paket burger yang saya sebutkan tadi memang pantas untuk dibeli. Tapi jika ingin menikmati burger dengan rasa daging yang juicy, sayuran segar dan saus tomat yang lezat, tentunya paket burger tsb bukan pilihan yang tepat.

 

Seorang teman saya pernah mengatakan kalau Burger Fuel adalah salah satu restoran burger favorit dan enak di Auckland (padahal dia sendiri belum pernah coba. Hahahaha). Berbekal rasa penasaran dan keinginan untuk makan burger, jadilah saya janjian makan bareng Burger Fuel dengan si empu informasi ini. Kami janjian pukul 7 malam, berhubung sekarang sudah spring dan menuju summer, matahari masih terlihat terang bahkan di pukul 7. Dari jauh saya sudah bisa melihat papan nama restoran burger asli dari New Zealand ini. Warna ungu yang menjadi ciri khasnya terlihat eye catching dipadu dengan lampu yang terang.

 

Saya mengunjungi store mereka yang berada di Queen Street. Store ini tidak terlalu besar, tapi cukup menampung kurang lebih 30 customer (indoor & outdoor). Begitu melangkah masuk ke dalam store, saya sudah disuguhi dengan dekorasi yang ramai dan enerjik serta dentuman music yang tidak berhenti diputar. Di sisi kanan dinding, terdapat menu burger, minuman dan juga side dish yang bisa dipilih. Setelah galau beberapa menit karena bingung mau mencoba burger yang mana, akhirnya pilihan saya jatuh ke Ring Burner.

 

Setelah menunggu sekitar 5-10 menit, pesanan burger saya sudah siap. Saya pun langsung mengeluarkan burger pesanan saya dan memakannya. Sebuah burger dengan ukuran besar serta beef, bacon, salad, relish and aioli sebagai isinya berhasil membuat lidah saya menari bahagia. Sungguh, ini adalah burger terenak yang pernah saya makan. Daging sapinya terasa sangat juicy. Yang ini saya tidak heran karena di website-nya, Burger Fuel mengaku menggunakan 100%NZ grass fed beef. Saya sih berpikir mungkin cara pengolahan dagingnya juga berbeda (yang ini jelas hanya opini sok tahu saya. Hahahaha).

Ring Burner
Ring Burner
Porsi dan rasanya sangat memuaskan ;)))
Porsi dan rasanya sangat memuaskan ;)))

 

 

Dan yang membuat lidah saya tidak berhenti bergoyang adalah jalapeno sauce di dalamnya. Jalapeno sauce ini sukses membuat saya lupa akan kenikmatan chilli sauce (yang selalu jadi andalan saya kalau makan burger). Bacon slice-nya pun enakkk, rotinya juga lembut, maknyoslah pokoknya. Walaupun harga burgernya jauh lebih mahal dibanding fast food restaurant biasa, tapi dijamin gak bikin nyesel. Harganya sesuai dengan kualitas dan rasa yang ditawarkan. Range harga burger di sini mulai dari $5.90 – $13.50. Untuk lebih jelasnya, langsung aja visit website-nya ya.  http://www.burgerfuel.com/nz/

Jadi, kalau disuruh memberikan nilai, saya berikan nilai 9 untuk Burger Fuel. Dan sudah pasti saya akan kembali lagi mengunjungi burger store yang satu ini😀

 

PS: Saya bukan tim marketing dari Burger Fuel, review saya murni dari sudut pandang customer awam yang mencari burger dengan rasa enak :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s