Oknum Petugas PLN

Pada  hari Kamis, tanggal 18 April 2013 rumah saya didatangi oleh 4 orang yang mengaku petugas PLN. Dua orang memakai rompi seragam PLN dan dua orang lainnya mengenakan baju batik. Saat itu yang membukakan pintu adalah Mama saya.

Maksud kedatangan mereka adalah untuk mengganti meteran listrik di rumah saya dengan yang baru. Alasannya, meteran PLN di rumah saya sudah lebih dari 20 tahun dan harus diganti dengan yang baru. Tapi, kami dikenakan ongkos pengganti meteran sebesar Rp. 105.000,-

Setelah itu, keempat petugas PLN itu masuk ke teras rumah saya dan mulai mengecek meteran. Saat mereka mengecek meteran, Mama saya mencoba berargumen dengan mereka. Dalam argumentasi itu, sang petugas PLN akhirnya mengatakan kalau Mama saya hanya perlu membayar uang penggantian meteran secara sukarela.

Melihat gelagat yang tidak baik dari petugas PLN, Papa saya menghubungi call center PLN pusat. Dan pihak call center mengatakan bahwa tidak ada keharusan untuk warga mengganti meteran listriknya. Setelah memastikan bahwa tidak harus mengganti meteran, akhirnya orang tua saya melarang petugas PLN itu mengganti meteran.

Setelah memaparkan isi pembicaraan Papa saya dengan pihak call center ke si petugas PLN, oknum petugas PLN itu akhirnya hanya mengatakan “Ya, terserah kalau Bapak tidak mau ganti. Tidak apa – apa.” Dan setelah itu keempat petugas itu pun pergi.

Dalam kasus ini, hal pertama yang aneh adalah kalau memang PLN mengadakan penggantian meteran listrik baru secara massal, seharusnya si petugas PLN membawa surat jalan resmi dari PLN terkait penggantian meteran baru ini. Tapi nyatanya, oknum petugas ini tidak membawa surat jalan.

Hal kedua yang aneh adalah kalau memang alasan penggantian karena meteran di rumah saya sudah berusia lebih dari 20 tahun, kenapa hanya rumah saya yang didatangi oleh petugas PLN itu. Sementara rumah di sebelah saya persis juga usianya sudah lebih dari 20 tahun, tapi tidak didatangi oleh mereka.

Hal ketiga yang aneh adalah biaya penggantian meteran. Awalnya petugas itu mengharuskan kami membayar Rp. 105.000,- lalu turun menjadi bayar sukarela (uang rokok). Kalau memang diharuskan membayar dengan harga resmi, mana mungkin kami diperbolehkan membayar sukarela.

Setelah melakukan kroscek ke Ketua RW, Ketua RW mengatakan kalau memang ada kegiatan penggantian meteran. Tapi kegiatan itu tidak dipungut biaya sepeserpun alias GRATIS!! Jadi saya menarik kesimpulan, kalau oknum petugas PLN yang datang ke rumah saya pada Kamis lalu memang berencana melakukan penipuan terkait ongkos penggantian meteran baru.

Mungkin kejadian seperti ini sudah sering terjadi dan sudah banyak yang menjadi korban. Hal ini tidak mengherankan karena memang yang datang adalah petugas resmi dari PLN, sehingga warga banyak yang percaya dengan informasi yang diberikan. Sangat disayangkan di saat BUMN sedang berbenah diri memperbaiki layanan, masih saja ada oknum PLN yang mencoba melakukan penipuan.

Semoga dengan cerita yang saya ceritakan, bisa menjadi pelajaran agar kita sebagai warga lebih berhati – hati dengan oknum – oknum semacam ini. Lebih baik kita melakukan kroscek dengan menelpon ke call center resmi. Kalau ada yang pernah punya pengalaman serupa, sharing di sini ya, agar yang lain tahu dan lebih berhati – hati. Salam hangat.

One thought on “Oknum Petugas PLN

  1. saya juga punya kasus penggantian kilometer yang baru. alasan kilometer yang lama sudah buram. tatacara penggantiannya pun tidak diberitahukan sebelum-sebelumnya, penggantian dilakukan dengan lancar. pada bulan2 sebelum penggantian kilometer tagihan listrik saya rata2 +-100ribuan. setelah diganti melonjak menjadi 1.230rb. saya kaget. saya tanyakan ke pihak pln. alasannya saya kelebihan pemakaian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s